Darurat Oksigen, Dokter RSU Pagelaran Cianjur Ciptakan Inovasi Airator

Dipublish : Jumat 16 Juli 2021

Gapura Cianjur – Berawal dari habisnya stok oksigen di rumah sakit untuk pasien, seorang dokter di Rumah Sakit Pagelaran Cianjur, Jawa Barat berhasil melakukan inovasi airator untuk aquarium menjadi oksigen.

Inovasi tersebut dilakukan dengan cara menyambungkan regulator oksigen yang diisi air mineral dan dihubungkan ke selang kecil pasein,  hasilnya saat keadaan darurat rumah sakit  kehabisan oksigen dengan inovasi oksigen ini dapat menjadi alternatif bagi para pasien terutama pasien covid 19 yang membutuhkan bantuan suplai oksigen.

Sang innovator Dokter Jan Izaac Ferdinandus merupakan Plt  Dirut rumah sakit Pagelaran Cianjur, Jawa Barat.

Sang dokter  memperkenalkan alat-alat untuk membuat oksigen bagi pasien saat kondisi darurat atau saat kehabisan stok oksigen.

dengan menggunakan mesin air pum atau airator aquarium dokter yang ramah tersebut berhasil mempelajari  cara kerja airrator dan kandungannya saat bagaimana alat ini menciptakan oksigen.

Jan Isaac pun melakukan inovasi saat kondisi stok oksigen di rumah sakit yang dipimpinnya mulai habis sedangkan banyak pasien yang membutuhkan oksigen,  terutama pasien covid 19.

Inovasi oksigen buatan inipun akhirnya berhasil setelah dicoba di beberapa pasien saat kondisi darurat, baik bergejala sedang maupun berat.

“ cara kerja alat inipun terbilang sederhana, ini  hanya dengan menyiapkan mesim pum airator aquarium dihubungkan ke regulator oksigen yang diisi air mineral dan selang kecil untuk dihubungkan ke pasien dan selang kantung bagi pasien bergejala berat,” ungkap Dokter Jan menurutkan .

Menurutnya dengan cara itu  oksigen yang dihasilkan  dengan saturasi hingga mencapai sembilan puluh persen.

Sementara itu melihat pasien banyak yang terbantu dengan oksigen inovasi ini,  pihak rumah sakit Pagelaran kini akhirnya menggunakan oksigen dari hasil inovasi airator ini disaat kondisi darurat kehabisan tabung oksigen untuk pasien.

Namun alat ini butuh penelitian mendalam untuk memisahkan antara nitrogen dan oksigen, akan tetapi  hingga saat ini, alat yang digunakan tidak ada kendala/.

“saat digunakan kepada pasien dalam keadaan darurat, dan jika warga yang kehabisan oksigen untuk keluarganya yang sedang sakit membutuhkan oksigen seperti sekarang ini cukup efektif diguakan,”ungkap dokter Jan.

Ia juga  menyarankan alat ini untuk dicoba, selain biaya murah alatnya juga mudah didapat.***ren

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Pencarian
Berita Terbaru
Jangan Lewatkan
Berita Lainnya