Warga Kota Banjar, Dilanda Demam Batu Akik

Dipublish : Selasa 7 Oktober 2014

IMG01310-20141007-1203-300x225 GEMSTONE USAHA & PRODUK  Warga Kota Banjar, Dilanda Demam Batu Akik

Gapura Kota Banjar ,- Batu akik atau batu mulia kini tengah digandrungi kalangan masyarakat disegala segmen dan merata hampir diseluruh belahan tanah air. Di Kota  Banjar, Jawa Barat misalnya kalangan msayarakat secara luas sedang menggandrungi keberadaan batu akik yang dibentuk menjadi batu cincin.

Uniknya, kini di Kota Banjar sebagian warga beralih profesi menjadi pembuat batu akik atau menjualnya. Warga meyakini menekuni usaha batu akik saat ini lebih menjanjikan dibanding usaha sejenis lainnya.

Koswara (36) Pemilik Galeri Batu bernama Onom GamSatone, warga lingkung Cimenyan satu Rt 4, Rw 2, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, dirinya mengaku kini tertarik menekuni usaha batu akik padahal sebelumnya berprofesi sebagai penjual ban vulkanisir.

“Saya sekarang  menjadi pengrajin batu akik, saya terjun  sejak 6 bulan terakhir banyak menerima pesanan, dari Tasikmalaya hingga Bandung” Kata Koswara penuh semangat.

Menurutnya, semenjak terjun menjadi pengrajin batu akik, dirinya terus  kebanjiran pesanan, sehingga penghasilannyapun terus merangkak naik.

“Penasanan yang menjadi langganan  saya datang dari kalangan pejabat Kota banjar, hingga par pengusaha juga, mereka rata-rata pesan untuk dibuatkan batu untuk cincin”. ungkapnya.

Sementara itu, Agus Hendra (30) salah seorang warga Purwaharja Kota Banjar, mengaku sebagai pelanggan batu akik sejak 2 bulan terakhir.

“Kalau saya biasanya membeli batu akik untuk kemudian dijual kembali ke beberapa daerah lain diluar Kota Banjar”. Ungkapnya.

Menurut Agus, selama dua bulan terakhir menekuni hobi baru yaitu mengkoleksi batu akik dan menjualnya kembali membuat dia memiliki penghasilan tambahan dari hasil jual beli batu tersebut.

“Lumayan dapat penghasilan tambahan, disini harga batu akik juga bervariasi, mulai dari 50 ribu rupiah hingga 600 ribu rupiah, kalau rejeki lagi bagus, ya bisa dapat untung lumayan juga”. paparnya.

Hal yang sama juga dialamai Yosef Firmansyah (42) salah seorang pehobi batu akik  warga Maleber Kabupaten Ciamis,  ia mengaku sangat suka mengoleksi berbagai jenis batu akik tersebut. Menurutnya dengan memakai batu akik di jarinya, ia merasa percaya diri.

“Saya hobi koleksi batu akik ini sejak tahun 2005, dan kini alhamdulillah koleksi saya bertambah banyak, dan saya juga bertambah  percaya diri kalau memakai batu akik ” katanya.

Dari asfek bisnis Yosef mengakui, Batu Akik sangat menjanjikan,  dirinya mengakui pernah menjual sebuah batu akik berbentuk cincin hingga mencapai harga 5 juta rupiah.

“pembeli menginginkan sekali batu akik koleksi saya itu, akhirnya saya lepas sampai harga 5 juta rupiah, harga yang cukup mahal jika dibandingkan saat membelinya yang hanya ratusan ribu rupiah”. Kenangnya.***Hermanto

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Pencarian
Berita Terbaru
Jangan Lewatkan
Berita Lainnya