Gapura Banjar , – Jajaran Satreskrim Polres Banjar Polda Jabar, berhasil membekuk pelaku pembunuhan terhadap Nanda Rizky Ramadhan (13) warga Cireong, Desa Pasirlawang, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Pelaku yang diketahui berinisial A (16) dibekuk petugas saat berada di jalan raya Siliwangi, atau tepatnya di wilayah dusun Randegan, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar pada, Jum’at (28/12/2018) sekitar pukul 14.15 WIB ketika dirinya saat dalam pelarian.

Kapolres Banjar AKBP Matrius mengatakan, setelah pihaknya melakukan penyelidikkan selama dua hari, semua bukti dan keterangan saksi mengarah kepada tersangka berinisial A. Selain itu juga diperkuat adanya ponsel tersangka yang tertinggal di lokasi kejadian.

“Setelah identitas tersangka diketahui, kami langsung melakukan pengejaran selama dua hari, dan akhirnya tersangka berhasil kita ringkus di wilayah Jalan Raya Siliwangi, Kota Banjar ketika dia dalam pelarian, ” ujarnya kepada awak media di Mapolres Banjar, Sabtu (29/12/2018).

Matrius menambahkan, sebelum tertangkap, pelaku yang kini sudah ditetapkan menjadi tersangka itu sempat melarikan diri ke wilayah Ciamis hingga Tasikmalaya.

“Setelah dilakukan pemeriksaan dan interogasi, tersangka mengakui perbuatannya bahwa dia yang membunuh korban, namun pembunuhan ini secara spontan dan bukan direncanakan,” imbuhnya.

Masih kata Matrius, bahwa motif dari pembunuhan ini, karena pelaku kesal dan emosi terhadap korban. Hal ini lantaran korban jarang mengajak pelaku bermain bersama. Ditambah juga pelaku ingin menguasai sepeda motor jenis matic warna merah yang dipakai korban meski sepeda motor tersebut hasil meminjam dari Nito (14) yang tak lain masih teman mereka berdua. Karena terus dirundung emosi, pelaku langsung membacok leher korban dengan menggunakan sebilah golok yang ada di rumah Yanto (60) di dusun Margaluyu, RT 3/7, Desa Mulyasari, Kacamatan Pataruman, Kota Banjar atau di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Korban pun roboh dengan kondisi mengenaskan hingga tewas di tempat.

“Setelah dibacok, korban langsung roboh dan bersimbah darah. Korban mengalami luka di bagian leher kiri, bagian leher kanan pun terdapat luka sayatan, kemudian terdapat luka bacok pada bagian kepala, dan juga luka di bagian telinga sebelah kiri,” katanya.

Akibat perbuatannya, kini pelaku atau tersangka dijerat dengan pasal 80 UU nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.***Hermanto

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang