Kenalkan Pendidikan Karakter Melalui Film Nasional Warga Leles Dajak Nonton Bareng

Dipublish : Rabu 16 Mei 2018
WhatsApp-Image-2018-05-14-at-21.54.23-300x150 RAGAM  Kenalkan Pendidikan Karakter Melalui Film Nasional Warga Leles Dajak Nonton Bareng

Anggota DPR RI Ferdiansyah saat memberikan sambutannya pada acara nonton bareng warga Leles, foto dok

Gapura Garut – Film bisa menjadi salah satu alat untuk mengenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat. Budaya yang disampaikan film juga bisa mengenalkan pendidikan berkarakter.

Anggota Komisi X DPR RI, Ferdiansyah, menuturkan Indonesia sangat kaya akan alam dan budaya. Melalui film, berbagai budaya di negeri ini bisa diangkat dan dikenal dunia.

“Saya mendorong ke Kemendikbud untuk menyampaikan budaya lewat film. Tinggal dikemas agar film Indonesia bisa dicintai warganya,” ucap Ferdiansyah usai acara diskusi pendidikan berkarakter melalui nonton film Kartini di Alun-alun Leles, Sabtu (12/5/2018).

Pihaknya pun kini mengarahkan agar para sineas lokal dan luar negeri untuk syuting menggunakan tempat di Indonesia. Hal itu juga bisa menjadi daya tarik wisata karena telah dikenalkan dalam film.

“Sudah banyak film internasional yang syuting di Indonesia. Harus diikuti simultan dan didukung oleh semua pihak. Nantinya bisa lebih menggeliatkan perfilman dalam negeri,” ujarnya selaku anggota DPR RI dari Dapil Garut, Tasik dan Kota Tasik.

Selain kepada para sineas, ia juga meminta kepada setiap Pemda agar menyediakan fasilitas untuk menonton film. Menurutnya, saat ini baru ada 1.750 layar lebar di seluruh Indonesia.

“Tidak perlu yang bagus dulu. Bisa dimulai dari bioskop misbar (gerimis bubar). Enggak apa-apa kayak zaman dulu. Tapi masyarakat punya fasilitas untuk menonton film,” katanya.

Nantinya pemerintah pusat, lanjutnya, bisa memberikan distribusi film yang layak untuk ditonton. Dari film, karakter bangsa juga bisa dibangun.

“Lewat audio visual lebih cepat dicerna. Juga membudayakan ke masyarakat, makanya kami bersama Kemendikbud sering melakukan pemutaran film di berbagai daerah,” ujarnya.

Sementara itu Menurut Maman Wijaya Selaku Kepala Pusat Pengembangan Perfilman Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan mengatakan, dengan adanya kegiatan nonton Film Indonesia diharapkan masyarakat bisa lebih mencintai film-film Indonesia dan juga bisa meningkatkan pengetahuannya melalui film.

“Kita berharap masyarakat bisa mencintai film Indonesia, dengan Nobar ini tentunya diharapkan juga bisa meningkatkan ketaqwaan dan mencintai budayanya sendiri. Selain menonton, masyarakat bisa mengkritisi film itu sendiri,” Ujarnya.***TGM

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Booking Hotel di Garut? Hayukagarut.com

Pencarian
Berita Terbaru
Jangan Lewatkan
Berita Lainnya