Bantu Serap Gabah Petani, Kodim Garut Tampung 50 Ton Beras

Dipublish : Selasa 13 Maret 2018
WhatsApp-Image-2018-03-06-at-06.14.44-300x225 SOSIAL POLITIK USAHA & PRODUK  Bantu Serap Gabah Petani, Kodim Garut Tampung 50 Ton Beras

Dandim 0611 Garut Letkol Inf. Asyraf Azis, foto JMB

Gapura Garut , – Dandim 0611 Garut Letkol Inf. Asyraf Azis menyerahkan 50 ton beras hasil serapan pihaknya dari para petani yang sudah panen di seluruh wilayah Kabupaten Garut melalui Badan Urusan Logistik (Bulog) setempat.

Pengiriman beras tersebut merupakan bagian dari upaya Kodim 0611 Garut dalam membantu Bulog memproses penyerapan gabah agar cadangan beras secara Nasional bisa mencukupi.

Letkok Inf Asyraf Azis mengatakan 50 ton beras yang dikirim ke Bulog tersebut merupakan hasil serapan gabah pihaknya dari para petani di Kabupaten Garut.

“Sebelum dikirimkan ke Bulog, kami melakukan pengolahan hingga kemudian menjadi beras yang layak dan siap dijual sesuai dengan harga pokok penjualan.”ungkap Dandim 0611 Garut Letkol Inf. Asyraf Azis, Senin (12/3/2018).

Asyraf Azis menambahkan beras yang dijual pihaknya ke Bulog merupakan jenis beras medium dimana harganya sesuai HPP, sekitar Rp 8.760 per kilogramnya.

“ Alhamdulillah hari ini kita bisa kirim 50 tob beras. Beras yang kita kirim hari ini merupakan hasil serapan dari petani di seluruh Kabupaten Garut yang sudah melaksanakan panen,” ujarnya

Dandim Asyraf menyebutkan untuk target awal beras setelah dilakukan penyerapan gabah di tahun 2018 ini sekitar 100 ton, namun bukan tidak mungkin pihaknya bisa melebihi hal tersebut Karena dalam setiap pengiriman bisa saja mencapai 50 ton.

“jadi sangat mungkin lebih banyak, dan beberapa hari kedepan kita bisa kirim lagi, dan kalau sudah kita kirim 100 ton nanti akan membuat kontrak baru dengan Bulog,” tuturnya optimis.

Sementara itu untuk bisa menyerap gabah dari para petani sendiri lanjut  Asyraf, pihaknya menerjunkan seluruh Babinsa di Kabupaten Garut. Selain itu pihaknya juga melakukan kerjasama dengan pemilik penggilingan padi agar proses serapan gabah bisa lebih baik dan menghasilkan kualitas beras yang juga baik.

“Intinya yany kita lakukan ini adalah sebagai upaya dalam membantu Bulog dalam hal penyerapan gabah dari para petani agar kemudian cadangan beras Basional cukup. Untuk mewujudkannya, TNI langsung ikut turun ke lapangan sebagaimana perintah dari komando atas setelah sebelumny dilakukan nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah pihak,” jelasnya.

Untuk Kabupaten Garut sendiri, diakui Dandim, lumbung berasnya berada di kawasan Garut Selatan dan kebanyakan serapan gabah pun dilakukan disana. Melihat hal tersebut, tidak jarang program cetak sawah baru dilakukan disana, namun tahun ini belum dilaksanakan lagi seperti tahun sebelumnya.***TGM

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Booking Hotel di Garut? Hayukagarut.com

Pencarian
Berita Terbaru
Jangan Lewatkan
Berita Lainnya