Pantau Harga Sembako, Bupati Garut Sidak Pasar Ciawitali

Dipublish : Jumat 30 Mei 2014

 

10373691_1422057674738232_3343965965457022036_n PERISTIWA USAHA & PRODUK  Pantau Harga Sembako, Bupati Garut Sidak Pasar Ciawitali

Bupati Garut Rudy Gunawan saat Sidak di Pasar Ciawitali Garut (poto Kominfo garut)

Gapura,- Sejumlah bahan kebutuhan pokok dipasar Tradisional di Garut mulai terpantau  merangkak naik. Diperkirakan jelang bulan Ramadhan mendatang kenaikan tersebut akan semakin tinggi.
Berdasarkan pantauan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Garut,  harga sejumlah bahan kebutuhan pokok terutama jenis sayuran sudah mulai merangkak naik.

Dipasar Tradisional Ciawitali Guntur Tarogong Kidul,  harga cabe merah naik hingga seratus persen dari harga normal 12. ribu rupiah menjadi 22 ribu rupiah. Demikian juga dengan jenis sayuran lainnya seperti tomat dan kentang.

Menurut para pedagang sayuran dipasar Guntur kenaikan harga bahan pokok tersebut terjadi dalam satu pekan terakhir dikarenakan stock dipihak petani sudah mulai berkurang seperti biasa terjadi hampir setiap tahunnya mendekati bulan Ramadhan.

“Bisa kalau mendekati bulan puasa suka seperti ini pada naik, karena sayuran biasanya stok di para petani mulai kosong”. Kata Ny. Ade salah seorang pedagang sayuran di Blok I Pasar Guntur Garut.

Menurut Ny. Ade sejauh ini memang belum semuanya merata mengalami kenaikan melainkan hanya beberapa komoditas saja sepeti Tomat, Kentang serta beberapa jenis sayuran lainnya.

Sementara itu menurut Bupati Garut Rudy Gunawan yang juga melakukan sidak dipasar guntur Jumat (30/5/2014), mengatakan  meski terjadi kenaikan disejumlah komoditas dipasaran,  namun stok kebutuhan pokok bagi warga masyarakat Garut secara umum  masih terbilang aman dan normal.

“Memang seperti biasanya ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan seperti pada beberapa jenis sayuran, namun  kenaikannya juga masih terbilang wajar, bahkan untuk jenis sembako yang lain ada yang masih tetap stabil belum mengalami kenaikan”. Jelasnya.

Namun demikian Rudy menegaskan pihaknya akan semakin intens melakukan pemantauan perkembangan harga-harga sembako dipasaran, karena menjelang datangnya bulan suci Ramadahan diperkirakan akan terus terjadi kenaikan.”Kita sudah menyiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasi perkiraan terjadinya kenaikan sembako tentu saja dengan berbagai langkah termasuk kemungkinan operasi pasar dan langkah-langkah teknis lainnya.”pungkasnya.***TG

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Pencarian
Berita Terbaru
Jangan Lewatkan
Berita Lainnya