Lapas Banjar Gelar Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke 51

Dipublish : Senin 27 April 2015
DSC0334-300x201 HUKUM & KRIMINAL  Lapas Banjar Gelar Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke 51

Para petugas Lapas saat melakukan pemusnahan barang bukti dalam Peringatan hari bakti Pemasyarakatan, foto Hermanto

Gapura Kota Banjar ,- Lembaga Pemasyarakatan Klas 3 Kota Banjar, Jawa Barat  menggelar peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke 51 dalam suasana khidmat dan kesederhanaan, Senin (27/4/2015).

Upacara yang berlangsung di halaman Lapas tersebut, tidak dihadiri oleh kepala Lapas Banjar Dadang Sudrajat karena sedang mengikuti hari jadi Bhakti Pemasyarakatan di Cirebon. Sehingga upacara tersebut dipimpin oleh  Kasubsie Kamtib Lapas klas 3 Kota Banjar Dani Ilham mewakili Kalapas.

Hadir pula unsur Dharma Wanita Lapas, para staf serta warga binaan penghuni Lapas Kota Banjar.

Dalam sambutan, Dani Ilham mengemukakan bahwa peringatan Hari Bhakti ini hendaknya dimaknai sebagai momentum untuk bersyukur dan merenungkan kembali apa yang telah dilakukan, dan apa yang sudah dicapai serta pekerjaan rumah yang harus dilaksanakan ke depannya.

Ia juga menilai bahwa masih banyak hal yang harus dibenahi dalam mengemban tugas di sebuah lembaga pemasyarakatan. Di satu sisi, para petugas dan aparat di lembaga pemasyarakat harus mampu bekerja seefektif mungkin, dan di sisi lain warga binaan harus mampu memanfaatkan kesempatan untuk bisa berbuat sesuatu selama masa pembinaan.

“Kami selama ini selalu memberikan rasa kekeluargaan kepada para warga binaan, dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat, seperti di bidang pertanian dan peternakan,” tegasnya.

Dani menambahkan, pihak Lapas akan benar-benar memberantas pungutan liar dan transaksi penggunaan narkoba, seperti yang terjadi di beberapa lembaga pemasyarakatan.

“Saya berjanji bahwa pungutan liar dan penggunaan narkoba tidak akan terjadi di Lapas Banjar, sehingga lembaga ini benar-benar menjadi tempat yang nyaman bagi para warga binaan untuk mengembangkan diri selama mereka masih menghuni lembaga pemasyarakatan,” katanya.

Usai upacara, pihak lapas memusnahkan handphone sebanyak 24 buah dengan cara dihancurkan menggunakan martil kemudian dibakar. Handphone tersebut hasil dari razia rutin pihak lapas banjar ke setiap kamar hunian napi warga binaan.***Hermanto

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Pencarian
Berita Terbaru
Jangan Lewatkan
Berita Lainnya